ASEAN 50: Harapan Tetap Menjunjung Netralitas di Milenium Ketiga

Tepat 50 tahun yang lalu ASEAN atau Association of Southeast Asia Nations didirikan. Organisasi regional yang jika dibahasaindonesiakan menjadi Perhimpunan Bangsa-bangsa Asia Tenggara ini ditujukan sebagai wadah kerja sama negara-negara di Asia Tenggara dalam berbagai bidang, terutama perdamaian, pendidikan, dan kebudayaan, serta memajukan berbagai konsentrasi yang dianggap penting demi terciptanya kesejahteraan dan stabilitas di Asia Tenggara.

ASEAN lahir melalui sebuah deklarasi lima menteri luar negeri dari Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand di Bangkok. Kehadiran ASEAN kala itu sebenarnya lebih tepat untuk menangkal kekuatan dua blok besar pada masa Perang Dingin. Hal ini terjadi setelah Perang Dunia Kedua, banyak negara-negara di kawasan Asia Tenggara yang merdeka dan berdaulat terpecah ke dalam dua blok. Boleh dikatakan, ASEAN hendak menjadi kekuatan yang netral dan bisa menyeimbangkan dua blok tersebut.

Image result for asean 50
asean2017.ph

Seiring dengan perjalanannya, kehadiran ASEAN di Asia Tenggara kenyataannya cukup signifikan dalam penyelesaian berbagai konflik seperti Perang Vietnam, pembantaian massal di Kamboja, dan yang terkini adalah penyelesaian terorisme seusai Perang Dingin. Akan tetapi dalam beberapa kasus seperti Laut Cina Selatan, belum semua negara ASEAN kompak ketika menghadapi Cina mengingat ada pengaruh Negeri Tirai Bambu di beberapa negara ASEAN. Pun dalam sejarahnya hingga sekarang beberapa negara ASEAN malah berkonflik satu sama lain seperti Indonesia dan Malaysia dalam masalah klaim kebudayaan, Kamboja dan Thailand dalam masalah Preah Vihear, Filipina dan Malaysia dalam masalah sengketa Sabah, dan beberapa negara ASEAN di Laut Cina Selatan dalam masalah Kepulauan Spratley. Meskipun begitu, tidak semua konflik itu menyebabkan perang terbuka.

ASEAN yang juga didirikan sebagai dasar kesamaan nasib, budaya, sejarah bangsa-bangsa Asia Tenggara selain permasalahan internal negara-negara anggotanya juga belum bisa mengaplikasikan kesamaan dalam mata uang seperti halnya Uni Eropa, meskipun hal itu sudah diminimalkan dengan perjanjian bebas visa antarnegara ASEAN dan Masyarakat Ekonomi ASEAN sebagai jalan untuk berintegrasi. Untuk moneter agak sulit mengingat tidak semua mata uang negara-negara ASEAN mempunyai nilai kestabilan yang sama bahkan ada yang jomplang. Tentu juga tidak semua negara maju di kawasan ini seperti Singapura yang ingin itu disatukan mengingat mereka akan merugi. Inilah yang menjadi permasalahan ASEAN saat ini untuk mengintegrasikan ekonomi.

Meskipun begitu, kehadiran ASEAN dipandang cukup penting dalam hubungan internasional. Lihat saja negara-negara maju seperti AS, Jepang, bahkan Cina dan Korea selalu ingin meningkatkan kerja sama dengan negara-negara ASEAN dalam setiap pertemuan internasional. Walaupun dalam kerja sama itu terselip kepentingan di dalamnya. Inilah yang harus selalu dijadikan catatan bagi pemimpin-pemimpin di ASEAN untuk selalu bisa netral, bersatu, dan tidak berpihak ke satu pihak. Semoga!

Keuntungan-Keuntungan Dalam Menggunakan Teknologi Teleschool

1.    Keuntungan-Keuntungan Dalam Menggunakan Teknologi Teleschool Dengan adanya penggunaan teknologi ini dalam dunia pendidikan dapat memberikan dampak positif atau keuntungan bagi sekolah, orang tua dan siswa, adapun keuntungan-keuntungannya sebagai berikut: 1)     ...

Pengertian dan Faktor Kedisiplinan Siswa

 Pengertian dan Faktor Kedisiplinan Siswa 1.    Pengertian Kedisiplinan Siswa Masalah disiplin merupakan suatu hal yang sangat penting bagi lembaga pendidikan. Karena disiplin sangat penting, maka sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan dan merupakan salah satu...

Bukan Jamannya Lagi Income Kita Hanya Bergantung pada Perusahaan di Era Crypto Evolution

Follow @HediSasrawan Lock posisis gratis ke Thailand CryptoWorldEvolution, CWE, register cryptoworldrobot.com founder terbaikGratis Support untuk leader Asia Hero Team yg Prominer dan berhasil mengsponsori langsung 3 Prominer dalam bulan Februari iniTiket Event...

Ginjal Manusia (Artikel Lengkap) | Hedi Sasrawan

Follow @HediSasrawan Ginjal adalah sepasang organ berbentuk seperti kacang merah di belakang rongga perut manusia. Pada orang dewasa, panjangnya sekitar 11 cm. Ginjal menerima darah dari arteri ginjal dan mengeluarkannya ke vena ginjal. Setiap ginjal tersambung dengan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *