Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 1)








Lois Morton: Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 1)






Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 1)

Siapa
yang mau jalan-jalan ke India? Mungkin Anda mau meihat Taj Mahal yang megah
atau mungkin ingin melihat candi-candi yang memang banyak sekali di sana. Ingin
melihat pemain Bolywood favorit Anda? Duh, keinginan yang satu itu mungkin
sedikit susah terwujud, tuh. Daripada mencari yang susah, lebih baik Anda
berwisata kuliner, atau mungkin membeli asesoris.
Ya,
kalau kita melihat di film-film India, masyarakat India nampaknya senang
sekali, ya, menggunakan perhiasan. Laki-lakinya pun, rata-rata mengenakan
anting-anting dan kalung, bahkan dari mereka kecil. Perempuan? Apa lagi. Coba
Anda perhatikan, rasanya, dari ujung kepala hingga jari kaki mereka, ada saja
asesoris yang disematkan. Kira-kira, apa, ya, alasan mereka menggunakan
perhiasan sebanyak itu?
Nyatanya,
memang, menjadi kebiasaan di sana, menggunakan perhiasan untuk memperindah
penampilan, bahkan untuk setiap bagian tubuh. Tapi tidak asal cantik atau asal
pakai, karena perhiasan (atau asesoris) biasanya dibuat untuk melambangkan
sesuatu, bermakna, bermanfaat atau untuk mengomunikasikan sesuatu bagi mereka
yang melihat. Baik itu bentuk, fungsi dan materialnya.
Misalnya,
nih, di India sana, emas melambangkan sesuatu yang suci, emas juga lambang dari
kesejaheraan penggunanya. Intinya, semakin banyak dan berat emas yang
digunakan, berarti orang tersebut semakin kaya. Perhiasan yang lengkap,
menjadikan penggunanya lebih sempurna. Sebaliknya, semakin sedikit perhiasan,
artinya orang tersebut hidup kekurangan. Tidak heran, kan, kalau di filmnya,
orang-orang kayanya menggunakan emas hingga bertumpuk-tumpuk.
Nah,
apa saja jenis perhiasannya? Ada 16 jenis perhiasan utama.
Tika
Anda sering lihat asesoris seperti bandul yang dipakai di kepala? Nah, ini
adalah tika. Tika adalah perhiasan dengan rantai, yang diujung satunya berupa
kaitan dan bandul diujung lainnya. Bandul ini mesti berada tepat di tengah
kening, yang menjadi tempat bagi chakra. Tika juga terkait dengan lambang
penyatuan antara wanita dan pria di dunia.
Baru
satu yang kita ulas, berarti masih ada banyak lagi. Informasi ini menarik dan
layak utuk disimak, loh, makanya, nantikan ulasan selanjutnya mengenai ragam
perhiasan India, ya.
 

Image: strandofsilk

BERBURU BUNGA LANGKA DAN UNIK DI TAMAN RAFFLESIA BATANG PALUPUH ~ Lois Morton

ReyGina Wisata | Kekayaan sumber daya alam Indonesia memang sangatlah beragam. Salah satunya adalah keberadaan flora langka dar Bunga Rafflesia di Taman Batang Palupuh. Disini Anda dapat melihat keindahan berbagai aneka bunga Rafflesia yang tumbuh subur di kawasan...

SENSASI GUA NGALAU INDAH DI PAYAKUMBUH ~ Lois Morton

Gua Ngalau Indah, Payakumbuh ReyGina Wisata | Payakumbuh adalah salah satu kota nan indah mempesona di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Pulau Sumatera. Kota yang pernah meraih penghargaan Inovasi Managemen Perkotaan (IMP)...

PULAU BAER, TEMPAT WISATA BARU PALING POPULER DI KEPULAUAN KEI ~ Lois Morton

Pulau Baer ReyGina Wisata | Kepulauan Kei adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keindahan sangat menakjubkan untuk Anda kunjungi. Pulau yang terletak di kawasan tenggara, Kepulauan Maluku, Provinsi Maluku ini banyak memiliki tempat wisata menarik untuk...

MENIKMATI KEINDAHAN PANTAI TONGACI DI KABUPATEN BANGKA ~ Lois Morton

Pantai Tongaci, Kab. Bangka ReyGina Wisata | Kabupaten Bangka adalah salah satu wilayah di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia yang terkenal dengan keindahan pantainya yang pada umumnya berpasir putih nan lembut yang banyak dikelilingi oleh batu vulkanik...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *