Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 3)








Lois Morton: Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 3)






Berburu Indahnya Aseoris dari India (Part 3)

Sama
seperti film Idia, pembahasan kita mengenai ragam perhiasan India ini rasanya
tak kunjung habis, ya, sudah tiga ‘episode’. Jangan jenuh dulu, informasinya
dijamin tidak bakal membuat Anda bosan, deh, malah semakin banyak pengetahuan.
‘Bunganya
telinga’ atau anting-anting. Dulu, anting digunakan sebagai lambag spiritual
dan kasta seseorang. Ada yang unik, ada kepercayaan antara telinga dan hasra
seksual. Kepercayaan lainnya adalah anting bisa melindungi pemakainya dari roh
jahat, atau dapat menjadi penghibur dari rasa sakit. Semakin meriah dan mahal
anting tersebut, maka akan lebih menghibur penggunannya.
Bagi
wanita yang sudah menikah, anting juga dianggap sebagai status sosial. Semakin
berat anting, maka semakin baik. Semakin lebar lubag anting, maka wanita
tersebut artinya semakin kaya. Ingat, kan, masyarakat India amat menyukai emas?
Jangan heran, jika mereka semakin mapan, maka hiasan di telinga mereka akan
semakin banyak.
Penggunaan
henna juga dianggap sesuatu yang bisa membangkitkan seks, mungkin karena yang
menggunakannya adalah wanita yang beranjak dewasa. Mehndi, erat kaitannya
dengan pernikahan. Henna biasa dipakai oleh pengantin wanita. Warna merah henna
dianggap bisa membawa keberuntungan dan kesejahteraan.

Image: mehndidesigner

Bangles
Gelang, bentuk lingkarannya disimbolkan sebagai energi dari matahari.
Gelang-gelang ini boleh dipakai oleh mereka yang masih gadis, namun bagi yang
sudah menikah, memakai gelang adalah wajib. Bahkan, ketika mereka mengganti
gelangnya pun, tangan mereka tidak boleh ‘polos’, atau wajib menggunakan
sesuatu yang menyerupai gelang, misalnya tali atau bahkan sari yang dililit.
Biasanya, digunakan delapan sampai duabelas gelas per satu tangan.
Ini
adalah gelang yang dipakai di lengan, salah satu fungsinya adalah menjauhkan
penggunanya dari roh jahat.
Cukup
jarang kita lihat dalam film, arsi adalah cincin besar dengan cermin yang
digunakan di jempol. Namanya juga cermin, ya, digunakan untuk berkaca.
Atau
gaya rambut. Rambut mewakili seluruh elemen dalam kepercayaan di sana, baik itu
tanah, api, air dan bumi. Rambut yang indah adalah sesuatu yang penting dan
dianggap sebagai daya tarik. Yang paling umum adalah rambut yang dikepang. Teryata
kepangan rambut disimbolkan sebagai pertemuan antara tiga sungai suci di India.
Perhiasan
lainnya adalah gelang pinggul, cincin kaki, gelang kaki, dsb. Mungkin akan kita
bahas di lain kesempatan. Jadi, semua perhiasan memiliki makna masing-masing, jadi
tidak asal pakai. Nah, sekarang sudah mengerti, kan, kenapa masyarakat India
menggunakan banyak sekali perhiasan?

BERBURU BUNGA LANGKA DAN UNIK DI TAMAN RAFFLESIA BATANG PALUPUH ~ Lois Morton

ReyGina Wisata | Kekayaan sumber daya alam Indonesia memang sangatlah beragam. Salah satunya adalah keberadaan flora langka dar Bunga Rafflesia di Taman Batang Palupuh. Disini Anda dapat melihat keindahan berbagai aneka bunga Rafflesia yang tumbuh subur di kawasan...

SENSASI GUA NGALAU INDAH DI PAYAKUMBUH ~ Lois Morton

Gua Ngalau Indah, Payakumbuh ReyGina Wisata | Payakumbuh adalah salah satu kota nan indah mempesona di Provinsi Sumatera Barat, Indonesia yang wajib Anda kunjungi saat berlibur ke Pulau Sumatera. Kota yang pernah meraih penghargaan Inovasi Managemen Perkotaan (IMP)...

PULAU BAER, TEMPAT WISATA BARU PALING POPULER DI KEPULAUAN KEI ~ Lois Morton

Pulau Baer ReyGina Wisata | Kepulauan Kei adalah salah satu pulau di Indonesia yang memiliki keindahan sangat menakjubkan untuk Anda kunjungi. Pulau yang terletak di kawasan tenggara, Kepulauan Maluku, Provinsi Maluku ini banyak memiliki tempat wisata menarik untuk...

MENIKMATI KEINDAHAN PANTAI TONGACI DI KABUPATEN BANGKA ~ Lois Morton

Pantai Tongaci, Kab. Bangka ReyGina Wisata | Kabupaten Bangka adalah salah satu wilayah di Pulau Bangka, Provinsi Bangka Belitung, Indonesia yang terkenal dengan keindahan pantainya yang pada umumnya berpasir putih nan lembut yang banyak dikelilingi oleh batu vulkanik...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.