in

DBS, Bank Singapura Nomor Satu se-Asia Tenggara

Fortune 500 dalam rilis terbarunya mengeluarkan peringkat 10 besar bank dengan aset finansial terbesar di Asia Tenggara. Peringkat 1 hingga 3 diduduki oleh korporat perbankan asal Singapura, DBS, OCBC Bank, dan UOB. Sedangkan peringkat keempat dan kelima diduduki oleh Bank BRI dari Indonesia dan Maybank dari Malaysia. Untuk DBS mempunyai nilai finansial sebesar US$ 65, dengan peringkat global berada di 40 besar.

Babe

Posisi yang dirilis Fortune 500 itu semakin meneguhkan DBS sebagai bank dengan aset finansial terbesar di Asia Tenggara bahkan juga di Asia. Jadi, boleh dibilang bank yang bermarkas di Marina Bay, Singapura, ini merupakan nomor satu se-Asia Tenggara. Kantor cabang DBS tersebar di 16 negara, dengan pasar nasabah terbesar berada di Cina, Taiwan, India, Hong Kong, dan Indonesia.

Suitofyourselfsg.com

Tentu saja posisi DBS yang masih berada di nomor satu ini dikarenakan prestasi-prestasi yang diraih oleh bank milik pemerintah Singapura yang didirikan pada 16 Juli 1968 ini. Antara lain selama enam tahun berturut-turut dari 2009 hingga 2015 menjadi bank paling aman se-Asia versi Global Finance dan bank digital terbaik dunia pada tahun 2016 versi Euromoney.

Penghargaan-penghargaan yang selalu disematkan pada DBS ini semakin menguatkan citra Singapura sebagai tempat teraman dan paling maju untuk transaksi finansial dunia. Ketika dibentuk DBS awalnya hanyalah sebuah bank yang ditujukan untuk pembangunan ekonomi di Negeri Singa yang baru merdeka tiga tahun sebelumnya. Pembangunan ekonomi itu mencakup pembangunan infrastruktur dan industri. Pekerjaan ini sebelumnya dipegang oleh dewan pengembangan ekonomi di negara tersebut. Dalam prosesnya, pemerintah Singapura meminta bantuan kepada PBB untuk mengembangkan dan memajukan ekonomi di negara kota tersebut melalui pendirian sebuah bank multinasional sebagai tempat untuk menanamkan modal asing dari investor. Dan, beroperasilah DBS pada September 1968 setelah didirikan pada bulan Juli.

DBS.com

DBS yang merupakan singkatan dari The Development Bank of Singapore ini dalam sejarahnya mengakuisi POSB Bank, semacam bank tabungan negara, pada 1990. Akuisisi ini membuat kemudahan secara finansial terutama bagi nasabah kedua bank dalam bertransaksi.
Saham DBS yang punya lebih dari 250 cabang dan 1.100 ATM di 50 kota seluruh dunia ini dimiliki oleh beberapa perusahaan pemerintah di Singapura seperti Temasek. Kini DBS tengah mengembangkan inovasi untuk menumbuhkan kewirausahaan beserta program-program startup seperti Cafebond, Nestr, Flide, GetKobe, dan SushiVid. Selain itu, fintech selain Seedly dan Toucan. Dan semua itu sukses.

Asia Tenggara di Piala Asia

ARMM, Wilayahnya Orang Muslim Filipina