[DONGENG] The Donkey’s Egg 당나귀의 계란 ~ with Indonesian translation

pic from gmarket.co.kr


오래 전에 가까운 마을에서 멀리 살던 농부 살 았습니다. 그는 매우 친절 한 사람, 하지만 매우 영리 하지. 가장 가까운 마에 있는
사람들을 조롱 하는 그 어리석은 짓 그.


어느 날, 농부의 아내 그 일부 천을 직조를 했다 그녀를 했다. “시장에가 고이 천으로 판매. 우리가 필요로 하는 무언가 위해 돈을
사용”그녀는 말했다. 농부 마을에 그의 뒤쪽에 묶여 천으로 향 했다. 시장 사람들의 가득 차 있었다입니다. 시장은 다양 한 상품으로
채워졌다. 농부 한 마구간에서 다른가 서, 그의 아내를 바라는 뭔가 찾고.



농부는 뭔가 구매를 찾고 하루 종일 보냈다. 어둡고, 직전 그는 옷감을 기억 하 고 상점 주인에 게 판매. 이제는 그가 그의 손에 돈을
했다, 그는 자기 자신을 생각 합니다. “나는 실행 늦게, 신속 하 게 뭔가 구매 해야 합니다.” 그는 더 이상 잠시 시장에
돌아다니다. 그는 과일 스탠드에 의해 전달. 스탠드의 앞에 수 박을의 전체 바구니가 했다. “나는이 무엇 인지 궁금 하다. 난 아무것도
본적이 없어요 전에 이런. ” 그는 “이러한 녹색 것 들 여기 입니까?” 상점의 소유자에 게 전화


과일 소유자 비웃 고 어리석은 사람에서 계속 열심히 노력 서. 그는 어떤 종류의 사람이 수 박을 본 적이 궁금 합니다. 과일 스탠드
소유자 농부와 함께 약간의 재미를 결정 합니다. 과일 스탠드 소유자 주위를 둘러 보았다 그리고 부드럽게 말했다, “당나귀 계란 있다.”
농부에 도달 하 고 하나는 수 박의 집어. 그는 그의 얼굴에 경악의 모습을 했다. 그는 질문에 “어떻게 당나귀 나오나요이?”


자체와 아기 당나귀 균열 다음 한 달 동안 담요와 함께 커버를 그에 게 말했다 과일 스탠드의 소유자가 나온다. 농부는 수 박에 모든
그의 돈을 보냈다. 그는 그가 얼마나 운이 그 당나귀에 대 한 몇 가지 옷감을 무역 하는 생각으로 집 하는 방법의 모든을
건너뛰었습니다.


그는 집에 돌아왔을 때 농부의 아내가 그 인사를 하 고 질문, “왜 셨어요 옷감에 대 한? 무엇 당신은 거기 “? 그는 자랑 스럽게
선언, “그것은 당나귀 달걀! 만약 우리가 한 달에는 담요와 함께 커버, 아기 당나귀 나올 것 이다. ” “원더 풀!” 농부의 아내 영
탄 했다을 좋아 라 합니다. “하자 커버 당장.” 그녀는 부엌으로가 서 하 고 오븐에 작은 화재가 만든 근처 덮여 박 배치.


농부와 그의 아내 열심히 계란 해치 하기로 했다 때까지 일을 계산. 마지막으로, 한 달 통과 했다. 부부 던졌다 담요, 그들의 마음을
흥분과 함께 구타를 엽니다. “무슨 나쁜 냄새가!”, 그들은 외쳤다. 그들은 그들의 코를 커버 하 고 외쳤다 분노, “무슨 일이
있었는지? 우리는 우리 대로 했다. 달걀은 왜 썩 않았다. 어디 우리 당나귀는 “? 농부와 썩은 수 박 했다 정원으로 던졌다.


지금, 거기 그냥 그렇게 될 일이 어디 농부는 수 박을 던졌다 근처 잔디에 누워 있는 아기 당나귀. 아기 당나귀 깜짝 때 농부는 수
박을 던졌다. 당나귀 큰 소리로 잡았다는 정원에서 도망. 농부 아기 당나귀 보았고 그것은 정원으로 그는 그냥 던져 했다 그의 당나귀
계란에서 왔 었 생각. 농부는 아기 당나귀 후 도망.


아기 당나귀 이웃의 반 다 퉜을 때 농부는 그를 미행. 그는 주민 그의 집에서 뛰 쳐 하 고, ‘ 뭐 하는 다른 사람의 헛간에? ”
농부 아기 당나귀의 추격에 보관 합니다. “내 아기 당나귀를 잡으려고 노력 해요, 그는 단지 내 계란에서 부 화”, 파머가 말했다.
이웃이 말을 듣고, 그는 웃음에 (서) 땅에 떨어졌다. 다음, 농부 드디어 아기 당나귀의 목 주위에 밧줄을 얻을 수 있었고 그 집
주도.


농부의 아내는 당나귀의 목 애완 동물. 그녀는 말했다, “나 천 많이 짠 것 이다. 그럼, 우리 수 있을 것입니다 당나귀 계란의 제비를
사려고 합니다. ” 그냥 다음 아기 당나귀의 실제 소유자 나타났다 고 농부의 재산에 당나귀를 보았다. 그 후 매우 화가 되었다. “이
봐, 당신! 뭐 하는 내 당나귀와 “? 농부가 말을 듣고, 그는 되었다 화가 너무. “이것은 내 당나귀 이다. 부 나 화 그것 내
정원에서 오늘. ”


소란에 대 한 모든 웃음과 함께 포효 했다 보러 왔 었 누가 마을. “어리석은 농부는 그것에 다시 이다.” 아기 당나귀의 실제 소유자
밧줄 갔고 당나귀를 떨어져 이끌었다. 그냥 거기 서 서 하 고 지켜 농부입니다.

Indonesian translation:.

http://www.haerajjang.blogspot.com

   Telur Keledai


Pada zaman dahulu kala hiduplah seorang petani yang tinggal jauh dari desa
terdekat. Ia adalah orang yang sangat baik hati, namun tidak begitu pintar.
Orang-orang di desa terdekat mengejek akan kebodohannya.


Suatu hari, istri petani menenun beberapa potong pakaian. Ia berkata
“Pergilah ke pasar dan jual pakaian ini. Gunakan uangnya untuk barang yang
kita butuhkan”


Petani menuju desa dengan mengikat pakaian di punggungnya. Pasar dipenuhi
oleh banyak orang. Pasar dilengkapi dengan beragam komoditas. Petani
berjalan dari satu toko ke toko lainnnya, ia mencari apa yang istrinya
inginkan.


Petani sepanjang hari mencari barang-barang untuk dibeli. Tepat menjelang
petang ia teringat dengan pakaiannya lalu menjualnya kepada pemilik toko.
Sekarang ia sudah memegang uangnya, ia lalu berpikir sendiri. “Aku
terlambat, aku harus membeli sesuatu dengan cepat”. Ia berputar-putar di
pasar sedikit lebih lama. Ia melewati sebuah toko buah-buahan. Di depan
toko ada sekeranjang penuh buah semangka.


“Aku ingin tahu ini apa. Aku belum pernah melihat buah ini sebelumnya”.
Iapun memanggil pemilik toko


“Apakah benda hijau yang ada di sini?”

Pemilik toko buah-buahan berusaha keras untuk tidak menertawakan orang
bodoh itu. Ia penasaran, jenis orang seperti apa yang tidak pernah melihat
semangka. Pemilik toko memutuskan untuk membuat sedikit lelucon kepada
petani itu. Pemilik toko buah-buahan melihat ke sekeliling lalu bekata
dengan lembut, “Ini ada telur keledainya”.

Ia mengambil semangka dan mengulurkannya pada petani. Rasa takjub terlihat
di raut wajah petani. Ia lalu bertanaya “Bagaimana keledai keluar dari
benda ini?”


Pemilik toko buah mengatakan pada petani untuk menutupinya dengan selimut
selama satu bulan, dengan sendirinya anak keledai akan meretakkannya.
Petani menghabiskan semua uangnya untuk semangka. Ia melewatkan jalan
pulang sambil berpikir betapa beruntungnya ia, menukar beberapa pakaian
dengan keledai,


Saat pulang ke rumah, istri petani memberi salam dan bertanya,


“ Apa yang kau beli untuk kain itu? Apa yang kau miliki di sana?”


Ia berkata dengan bangganya, “ Itu telur keledai! Jika kita menutupinya
dengan selimut selama sebulan, anak keledai akan keluar”.


“Luar biasa” istri petani itu memujinya.


“Ayo, cepat kita tutup.” Ia pergi ke dapur dan membuat api kecil di oven
lalu meletakkan semangka yang telah ditutupi di sebelahnya.


Petani dan istrinya bersemangat menghitung hari hingga saat telur menetas.
Akhirnya, satu bulan berlalu. Pasangan itu menyingkirkan selimut, hati
mereka berdebar penuh kegembiraan.


“Bau apa ini?”, mereka berteriak.


Mereka menutup hidung dan berteriak marah, “Apa yang terjadi? Kita sudah
melakukan yang seharusnya. Mengapa telurnya busuk. Dimana keledai kita?”.


Petani membuang semangka yang busuk ke kebun.


Saat ini, terjadi begitu saja, ada anak keledai yang sedang merebahkan diri
di rumput dekat petani membuang semangka. Anak keledai itu terkejut saat
petani melempar semangka. Keledai melarikan diri dari kebun dengan
mengeluarkan suara yang keras. Petani melihat anak keledai dan berpikir
bahwa keledai itu keluar dari telur keledai yang ia lempar begitu saja ke
kebun. Petani mengejar keledai itu.


Anak keledai berlari ke gudang tetangga dan petani mengikutinya. Seorang
penduduk berlari keluar dari rumah dan berteriak, “Apa yang kau lakukan di
Gudang orang lain?”


Petani tetap mengejar anak keledai. “Aku mencoba menangkap anak keledaiku,
ia baru menetas dari telurku”, petani itu berkata.


Saat tetangga mendengar hal ini, ia terpingkal-pingkal hingga jatuh ke
tanah. Lalu, ia pada akhirnya bisa mengalungkan tali di leher anak keledai
dan menuntunnya ke rumah.


Istri petani membelai lehar anak keledai. Ia berkata, “Aku akan menenun
banyak pakaian. Sehingga kita bisa berusaha membeli banyak telur keledai.”


Tak lama kemudian, pemilik sesungguhnya dari keledai muncul dan melihat
keledainya dari bangunan petani. Ia kemudian menjadi sangat marah. “Hei,
kamu! Apa yang kamu lakukan dengan keledaiku?.” Petani mendengar ucapan
itu, ia menjadi sangat marah juga. “Ini keledaiku. Ia menetas hari ini di
kebunku”


Penduduk desa yang datang melihat keributan tertawa terpingkal-pingkal.
“Petani bodoh, dia lagi.” Pemilik sesungguhnya dari anak keledai mengambil
tali dan menuntun keledai. Petani hanya berdiri dan mengamati.

KOSAKATA


농부 (neongbu): petani


친절 (chinjeol): baik


영리하다 (yeongrihada): pintar


조롱 (jorong): mengejek


어리석다 (eoriseokda): kebodohan


일부 (ilbu): bagian


천 (cheon): pakaian


직조 (jikjo): menenun


시장 (Sijang): pasar


고이 (goi): dengan indah, dengan baik


판매 (phanmae): jual


사용 (sayong): menggunakan


뒤쪽 (dwijjok): punggung


묶이다 (mokkida): mengikat


다양 (Dayang): beragam


상품 (sangphum): barang, komoditas


마구간 (magugan): kendang kuda, meja untuk berjualan


구매 (gumae): membeli


직전 (jikjeon): sebelum


상점 (sangjeom): toko


주인 (juin): pemilik


실행 (Silhaeng): praktek, lari


신속 (sinsok): cepat


과일 (gwail): buah


스탠드 (seut’aendeu): stand


의하다 (euihada): berdasarkan, melalui


전달 (jeondal): komunikasi, mengirim


수박 (subak): semangka


전체 (jeonche): penuh, seluruh


바구니 (baguni): keranjang


녹색 (noksaek): hijau


소유자(soyuja): pemilik


비웃다 (biutda): tertawa


어리석다 (eoriseokda): bodoh


종류 (jongryu): tipe, jenis


약간 (yakkan): sedikit


결정하다 (kyeoljeonghada): memutuskan


주위 (juwi): sekeliling


당나귀 (nangdwigi): keledai


계란 (kyeran):telur


도달하다 (dodalhada): megulurkan, meraih


집다 (jibta): mengambil


경악 (kyeongak): takjub, terkejut


균열 (gunyeol): retak


담요 (damyo): selimut


커버 (k’eopi): menutupi


운이 (uni): beruntung


무역 (muyeok): menukar


건너뛰다. (keoneottwida): skip, mengabaikan, melewatkan


자랑 (jarang): bangga


달걀 (dalgyak): telur


원더 풀 (wondeo phul): wonderful


영탄 (yeongtan): memuji, mengungkapkan


부엌(bueok’): dapur


오븐 (obeun): oven


화재 (hwajae): api


근처 (keuncheo): dekat


덮이다(deophida): tertutupi


박 (bak): labu


배치 (baechi): meletakkan


해치하다 (haechihada): menetas


계산 (kyesan): menghitung


통과 (tonggwa):berlalu


던지다 (deonjida): membuang, menyingkirkan


흥분 (heungbun): semangat


구타 (kut’a): berdebar


썩다 (sseokta): busuk


정원(jeongwon): taman, kebun


분노 (bunno): marah


잔디 *(jandi): rumput


이웃 (iut): tetangga


반 (ban): barn, gudang


미행 (mihaeng): mengikuti


주민 (jumin): penduduk


헛간 (heotgan): gudang


추격 (chugyeok): mengejar


보관하다 (bogwanhada): tetap


부화 (buhwa): menetas


파머 (phameo): farmer, petani


땅 (ttang): tanah


드디어 (deudieo): pada akhirnya


목 (mok): leher


밧줄 (batjul): tali


주도 (judo): menuntun


애완 동물 (aewandongmul): membelai


짜다 (jjada): menenun


제비(jebi): menelan, banya


실제 (silje): sesungguhnya


재산 (jaesan): bangunan


매우 (maueu): sangat


소란 (soran): keributan


포효 (phohyo): meraung, menangis, melolong


이끌다 (ikkeulda): memimpin

Related Post

Keuntungan-Keuntungan Dalam Menggunakan Teknologi Teleschool

1.    Keuntungan-Keuntungan Dalam Menggunakan Teknologi Teleschool Dengan adanya penggunaan teknologi ini dalam dunia pendidikan dapat memberikan dampak positif atau keuntungan bagi sekolah, orang tua dan siswa, adapun keuntungan-keuntungannya sebagai berikut: 1)     ...

Pengertian dan Faktor Kedisiplinan Siswa

 Pengertian dan Faktor Kedisiplinan Siswa 1.    Pengertian Kedisiplinan Siswa Masalah disiplin merupakan suatu hal yang sangat penting bagi lembaga pendidikan. Karena disiplin sangat penting, maka sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan dan merupakan salah satu...

Bukan Jamannya Lagi Income Kita Hanya Bergantung pada Perusahaan di Era Crypto Evolution

Follow @HediSasrawan Lock posisis gratis ke Thailand CryptoWorldEvolution, CWE, register cryptoworldrobot.com founder terbaikGratis Support untuk leader Asia Hero Team yg Prominer dan berhasil mengsponsori langsung 3 Prominer dalam bulan Februari iniTiket Event...

Ginjal Manusia (Artikel Lengkap) | Hedi Sasrawan

Follow @HediSasrawan Ginjal adalah sepasang organ berbentuk seperti kacang merah di belakang rongga perut manusia. Pada orang dewasa, panjangnya sekitar 11 cm. Ginjal menerima darah dari arteri ginjal dan mengeluarkannya ke vena ginjal. Setiap ginjal tersambung dengan...

0 Komentar

Kirim Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *