in

Menggambar Proyeksi Bangunan (MEMBUAT GAMBAR RENCANA)

 MEMBUAT GAMBAR RENCANA

Menggambar Proyeksi Bangunan

Uraian pada bagian ini merupakan uraian umum mengenai gambar proyeksi
bangunan. Gambar proyeksi yang diuraikan adalah gambar proyeksi perspektif.
Untuk dasar-dasar dari menggambar proyeksi dapat dilihat dan dipelajari dalam
buku-buku dasar menggambar teknik bangunan.

Menggambar proyeksi perspektif adalah salah satu cara pengungkapan ide/
gagasan atau imajinasi yang sangat natural (dalam arti sesuai dengan kemampuan
pandangan mata) dan mudah dimengerti oleh pemberi tugas atau orang lain yang
bukan ahli bangunan/arsitek. Hal tersebut disebabkan gambar proyeksi perspektif
memperlihatkan rencana ruang-ruang (space) dan massa bangunan dalam bentuk
tiga dimensi. Untuk dapat membuat gambar proyeksi perspektif diperlukan pedoman
gambar kerja/bestek berupa; gambar denah, potongan melintang, potongan
memanjang, tampak depan, samping kiri, dan kanan dengan skala yang benar.
Dengan kemampuan dan kemahiran menerapkan skala pada gambar denah,
potongan, dan tampak secara proyeksi perspektif, akan diperoleh gambar proyeksi
perspektif yang mendekati realita/kenyataan pandangan terhadap rencana bangunan
sebenarnya.

Pembuatan gambar proyeksi perspektif terdiri dari dua sudut pandang, yaitu:
1. gambar proyeksi perspektif menggunakan dua titik lenyap setinggi mata orang
(ibarat orang memotret dengan berdiri tegak). Gambar proyeksi perspektif model
ini sering digunakan para arsitek untuk menggambar proyeksi perspektif karena
objek bangunannya tidak terlalu besar dan menampakkan bentuk bangunan
tiga dimensi dengan jelas,
2. pengambilan gambar perspektif menggunakan dua titik lenyap dengan mata
burung (bird eye). Gambar proyeksi perspektif dengan model ini dilakukan bila
objek bangunannya besar sekali, dan bentuk bangunan akan tampak semuanya,
tetapi presentasenya lebih banyak terlihat bagian atap bangunan (ibarat orang
memotret denganmemanjat pohon yang tinggi atau naik di atas menara). Model
proyeksi perspektif ini jarang digunakan para arsitek karena tidak dapat
menampakkan gambar bangunan dengan jelas.

MEMBUAT GAMBAR RENCANA..
A. Menggambar Proyeksi Bangunan
B. Menggambar Sketsa ..
C. Membuat Gambar Kerja dan Daftar Komponen .
D. Membaca Gambar Konstruksi.
1. Gambar Denah 
2. Gambar Potongan 
3. Gambar Tampak
4. Gambar Rencana 

Selengkapnya : Teknik konstruksi Bangunan Gedung

Gaya adalah besaran usaha yang dikerjakan pada suatu titik dan atau bidang dengan arah tertentu

Pemasangan Daun Pintu dan Jendela (Teknik konstruksi Bangunan Gedung)